INSPIRASI INVESTASI

INVESTORY – Munira

“Sudah ada 3 Fatwa DSN-MUI mengenai transaksi saham di BEI yang menjelaskan bahwa sudah sesuai syariat Islam. Di BEI ada pilihan saham syariah, jadi saya semakin yakin untuk investasi saham” – Munira @miraagile

Dulu denger kata saham aja kayanya udah serem banget, ga ada sama sekali kepikiran untuk ikutan investasi/nabung saham karna yang terlintas di kepala pasti nabung saham tuh ribet, gambling, dan belum lagi dosa. Udah lah nabung aja simpel.

Tapi sekarang, semenjak sudah menjadi ibu dari satu orang anak, bener-bener baru terasa yang namanya keluar biaya besar setiap hari. “Ah emang orang tuanya aja mau yang mahal-mahal buat anaknya”. Sebagai orang tua pasti pingin yang terbaik buat anaknya, dari mulai asupan, pendidikan, kesehatan. Semuanya mau yang paling bagus buat anak. Karna sekarang tujuan cari uang sudah buat anak, ga rela rasanya kalo anak dikasih yang pas-pasan selama kita masi mampu mencari nafkah.

Waktu anak pertama lahir sudah shock sama biaya persalinan di jaman sekarang yang sama seperti harga motor gede, belum sampai disitu, biaya imunisasi juga sama ngagetinnya. Lalu selang beberapa tahun mulai cari-cari sekolah untuk anak. Ternyata biaya sekolah TK di jaman sekarang biayanya sama seperti saya masuk kuliah dulu. Kaget, shock, lemes, plus langsung pusing kayanya tabungan di bank ga akan cukup buat biaya pendidikan anak sampai besar nanti, dan ga bisa ditebak apa kabar biaya pendidikan kuliah dijamannya nanti. Dan ini baru anak pertama, gimana kalo punya anak kedua?

Sempat dimasa-masa “paceklik” karna mulai kewalahan mengatur keuangan, bukan cuma karena drama baru punya anak dan terjerumus kedalam pasukan ibu-ibu ‘lapar mata’, tapi drama jadi ibu rumah tangga yang baru sadar sama harga-harga beras dan kawan-kawannya, jatah dari suami kadang lebih nya pengen buat nyalon, tapi kok makin hari malah nombok? buyar udah cita-cita hura-hura diwaktu senggang. Pengen minta duit lagi sama suami kok rasanya gengsi banget minta uang jajan buat jajan lipstick doang masa minta suami? Sempet coba bisnis online seperti ibu-ibu millennial pada umumnya, tapi yang namanya jualan, saingan dimana mana, pendapatan naik turun ga bisa di harap disitu aja. akhirnya saya sampai dihadapkan dengan pilihan, bisnis online lancar, tapi urus rumah amburadul atau sebaliknya? Intinya saya ga bakat jadi admin jualan. Dan kembali jadi istri nunggu gaji dari suami aja.

Akhirnya mulai penasaran sama investasi saham yang katanya sekarang jauh lebih gampang dan mudah karna bisa diakses lewat smartphone, sudah ga ribet kaya jaman Bapak saya dulu yang mesti pakai surat-suratan belum lagi nominal invest-nya yang cuma bisa dilakukan oleh orang tajir melintir. Sekarang untuk daftarnya pun biayanya murah sekali. Mulai dengan 100ribu rupiah saja, sama seperti harga kuota internet.

Investasi saham bisa disesuaikan dengan budget atau kantong masing-masing, sama sekali ga ada yang memberatkan atau ribet seperti yang saya pikir dulu. Untuk masalah hukum agamanya gimana ya? Sudah ada 3 Fatwa DSN-MUI mengenai transaksi saham di BEI yang menjelaskan bahwa sudah sesuai syariat Islam. Di BEI ada pilihan saham syariah, jadi saya semakin yakin untuk investasi saham.

Saya mulai dengan investasi saham di salah satu perusahaan yaitu PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), kenapa? Karena menurut saya kayanya kecil kemungkinannya perusahaan ini bangkrut, siapa yang ga butuh minyak? kecap? siapa yang bisa bosen sama Indomie? Kayanya ga ada. Jadi saya percaya sama perusahaan ini, dan waktu saya liat laporan keuangannya juga oke, ga punya hutang, aman berarti ga riba, langsung yakin untuk invest di perusahaan ini.

Lalu saya kepikiran untuk lagi untuk investasi saham di PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR). Lagi lagi dengan pemikiran simpel, orang mana yang akan berenti pakai sabun, pasta gigi, sampo dan kawan-kawannya? Kayanya ga ada. Ini kebutuhan pokok sehari hari soalnya.

Intinya investasi/nabung saham itu sebenernya simple, selama sama perusahaannya jelas, terpercaya, dan sudah tercatat di BEI pasti ga akan ketipu kaya kebanyakan orang yang dibicarakan di media-media kok. Kita harus banyak cari tau aja, googling, baca cerita-cerita orang dengan pengalaman seputar investasi saham. Ga ada salahnya kan belajar lagi?

Saya ga mau lebih terlambat lagi, kita gak tau apa yang akan terjadi di masa depan, kalo mengharapkan bisnis atau jualan saja rasanya ga bisa menjamin. Namanya orang jualan Hari ini laku keras besok bisa aja ga ada yang beli, apalagi mengharapkan nabung di bank yang kapan aja bisa kita tarik uangnya dan abis ini perlahan tanpa sadar, jadi kita mesti lebih prepare. Mengingat tugas menjadi orang tua, akan butuh banyak biaya untuk membesarkan anak yang InshaAllah berguna bagi orang banyak. Jadi saya pikir mumpung masih muda, ga ada salahnya investasi saham  saham. Prosesnya ga memberatkan atau merugikan, tau tau sedikit-sedikit nanti sudah menjadi bukit. Toh ga ada ruginya juga, ini investasi jangka panjang. InshaAllah di masa tua nanti, saat udh ga punya banyak tenaga, kita sudah ada persiapan dan ga menyusahkan orang banyak termasuk keluarga. Kalaupun saya ga bisa menikmati, ini bisa sangat berguna bagi anak saya nanti, jadi bisa lebih tenang deh menghadapi takdir di masa tua nanti.

Menurut saya generasi muda harus lebih ‘melek’ sama investasi saham, mengingat uang jajannya pada cukup untuk pindah dari satu cafe ke cafe lain atau belanja online setiap hari. Daripada terbuang buat secangkir kopi saja atau setumpuk baju sekali pakai, lebih baik uangnya digunakan untuk investasi saham buat kebutuhan masa depan.

Intinya, menurut saya nabung saham udah engga ‘tabu’ atau ‘sesat’ seperti yang orang takutkan, karna sekarang aksesnya mudah, biayanya relatif murah, gampang dipantau keuntungannya dan cara kerjanya.

Jadi ga ada alasan untuk ga mulai dari sekarang. Saya sudah buka rekening saham di Phillip Sekuritas Indonesia. Transaksi sahamnya lewat aplikasi online trading milik Phillip Sekuritas Indonesia, namanya POEMS. Selain itu ada juga POEMS Syariah untuk kita yang ingin beli atau jual saham-saham yang Syariah aja. POEMS Syariah ini murni syariah lho, jadi kita ga perlu pilih-pilih lagi saham mana yang masuk kategori syariah, karena semua yang ada di dalam sudah pasti Syariah. Dengan POEMS/POEMS Syariah kita tinggal login, pilih saham yang mau dibeli, tentuin harganya, klik buy/beli. Pantau nilainya investasi sahamnya lewat POEMS di smartphone aja, ga ribet. Saya sadar investasi saham itu penting? kalian gimana?

Tunggu apalagi, Yuk Nabung Saham atau Investasi Saham dari sekarang, untuk informasi mengenai saham, bisa kalian dapatkan semuanya di website BEI www.idx.co.id atau http://yuknabungsaham.idx.co.id/ atau follow Instagram @indonesiastockexchange dan jika ingin tahu mengenai informasi online trading follow Instagram @Talktophillip.

VOTE INVESTORY MUNIRA AGILE DI SINI*

*jika tidak muncul pop up voting, artinya kamu sudah pernah melakukan voting
RELATED STORIES