NEWS

CSA GATHERING & PENGHARGAAN KEPADA EMITEN PILIHAN ANALIS

Seperti diketahui, kampanye Yuk Nabung Saham yang diselenggarakan dengan intensif di 2016 lalu telah melahirkan banyak investor baru. Pe-er besar industri Pasar Modal selanjutnya adalah membimbing para investor baru ini supaya dapat mengoptimalkan peluang investasi ini dengan cara yang tepat. Disinilah peran profesi analis efek sebagai mentor dan rujukan bagi investor baru sangat dibutuhkan, sehingga “dapat meningkatkan angka jumlah investor aktif, artinya melakukan transaksi minimal 1 kali, yang hanya 34,93% dari 535 ribu SID di tahun 2016.” tegas Direksi Pengembangan BEI, Nicky Hogan, mengawali acara bertajuk “CSA Gathering dan Penghargaah kepada Emiten Pilihan Analis” yang diselenggarakan oleh Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) dan CSA Institute Senin, 13 Maret 2017 lalu.

Untuk itu pulalah AAEI dan CSA Institute kembali mengumumkan daftar 72 Emiten Pilihan Analis untuk Kampanye Yuk Nabung Saham. Ketua AAEI Haryajid Ramelan dalam penjelasannya menegaskan, bahwa “Kriteria penentuannya sejalan dengan kampanye Yuk Nabung Saham yang menekankan pada investasi jangka panjang yang lebih fundamental, lebih long term.“. Tidak hanya itu, pada hari yang sama juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara BEI dan AAEI, sebagai komitmen AAEI untuk terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan aktivasi investor, membimbing investor baru memilih saham-saham emiten terbaik, tidak hanya di Jakarta, tapi juga di seluruh Indonesia.

Direktur CSA Institute, David Sutyanto, menyampaikan bahwa Dewan Juri menetapkan 5 aspek pemilihan emiten untuk digunakan, yaitu business sustainability, profitabilitas di masa mendatang, disclosure & transparency, Corporate Governance, dan Likuiditas Saham. Tersaring sekitar 130 emiten, nama-nama tersebut kemudian diedarkan kepada lebih kurang 400 analis efek alumni CSA Institute untuk dilakukan pooling menentukan 72 saham terpilih. Untuk memudahkan keputusan Investasi bagi investor pemula, CSA Institute membagi 72 Emiten tersebut berdasarkan rentang harganya, sebagai berikut:

ARJUNA (17 Emiten dengan harga saham < Rp 1000,-)
ACES ASRI BNGA PPRO SRIL WSBP
ANTM BBKP ELSA PWON SSIA WTON
APLN BJTM LPKR SIDO TINS -
YUDHISTIRA (36 Emiten dengan harga saham Rp 1000,- s/d Rp 5000,-)
ADHI BJBR GJTL LPCK PGAS SMBR
ADRO BSDE HMSP LSIP PTPP SMRA
AISA BTPN JPFA MEDC RALS TLKM
AUTO CPIN JSMR MNCN ROTI ULTJ
BBTN CTRA KAEF MPPA SCMA WIKA
BDMN EXCL KLBF MYOR SGRO WSKT
BIMA (19 Emiten dengan harga saham > Rp 5000,-)
AALI BBNI ICBP ITMG SMGR
AKRA BBRI INDF LPPF UNTR
ASII BMRI INTP MAPI UNVR
BBCA GGRM ISAT PTBA -

Daftar ini menjadi rekomendasi AAEI dalam membantu BEI melakukan program aktivasi investor pada kampanye Yuk Nabung Saham di seluruh Indonesia, dan diharapkan menjadi acuan investor dalam berinvestasi jangka panjang. Emiten-emiten terpilih ini juga akan dipromosikan dan dilibatkan dalam berbagai rencana forum aktivasi investor yang akan diselenggarakan oleh BEI di seluruh Indonesia.

Nicky Hogan menutup sambutannya dengan menyampaikan, bahwa untuk menuju tumbuh kembangnya industri pasar modal, seluruh stakeholder pasar modal harus terlibat aktif. “Banyak jalan menuju Roma, hanya dengan bekerja sama, kita tidak hanya sampai lebih cepat, sampainya pun bersama-sama.”, tandasnya.

RELATED STORIES